JURNAL PENELITIAN

Skripsi, Tesis, Disertasi, Data Processing, dll. More »

METODE PENELITIAN

Skripsi, Tesis, Disertasi, Data Processing, dll. More »

PROPOSAL PENELITIAN

Skripsi, Tesis, Disertasi, Data Processing, dll. More »

STASTIKA TERAPAN

Skripsi, Tesis, Disertasi, Data Processing, dll. More »

SKRIPSI TESIS DISERTASI

Skripsi, Tesis, Disertasi, Data Processing, dll. More »

TINJAUAN PUSTAKA

Skripsi, Tesis, Disertasi, Data Processing, dll. More »

 

PEMBANGUNAN EKONOMI

Pembangunan ekonomi adalah suatu proses kenaikan pendapatan total dan pendapatan perkapita dengan memperhitungkan adanya pertambahan penduduk dan disertai dengan perubahan fundamental dalam struktur ekonomi suatu negara dan pemerataan pendapatan bagi penduduk suatu negara. Pembangunan ekonomi tak dapat lepas dari pertumbuhan

PARTISIPASI MASYARAKAT

Keith Davis menyatakan bahwa partisipasi merupakan keterlibatan mental, pikiran dan emosi atau perasaan seseorang didalam situasi kelompok yang mendorong untuk memberikan sumbangan kedalam kelompok dalam usaha mencapai tujuan serta bertanggungjawab terhadap usaha yang telah dilakukan. Menurut Margono Slamet (1985:75) adalah

KONSEP KESEJAHTERAAN RAKYAT

Kesejahteraan yang berasal dari kata “sejahtera” mempunyai pengertian yang berbeda-beda diantara setiap orang, karean sejahtera seseorang belum berarti sejahtera bagi orang lainnya. Pada ha         kekatnya pengertian sejahtera memiliki arti yang lebih luas daripada “hidup layak” (BPS, 1983:54). Menurut Biro Pusat

PENGERTIAN BENTUK PROGRAM

Berdasarkan rumusan PBB dan Deny Hernawan (1998;23) yang dimaksud dengan program adalah “Suatu alat untuk mengorganisasikan kegiatan dengan sasaran yang bersifat spesifik, serta dibatasi oleh rang dan waktu”. Dalam hal ini adalah program PKK dan P2WKSS. Pada hakikatnya program merupakan

KRITERIA PENGUKURAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN

Menurut Grindle (1980: 10) dan Quade (1984: 310), untuk mengukur kinerja implementasi suatu kebijakan public harus memperhatikan variable kebijakan, organisasi dan lingkungan. Perhatian itu perlu diarahkan karena melalui pemilihan kebijakan yang tepat maka masyarkat dapat berpartisipasi memberikan kontribusi yang optimal

MODEL IMPLEMENTASI KEBIJAKAN

Menurut sabaier (1986: 21-48), terdapat dua model yang berpacu dalam tahap implemantasi kebijakan, yakni model top down dan model bottom up. Kedua model ini terdapat pada setiap proses pembuatan kebijakan. Model elit, model proses dan model incremental dianggap sebagai gambaran

PERSPEKTIF IMPLEMENTASI KEBIJAKAN

Implementasi kebijakan publik dapat dilihat dari beberapa perspektif atau pendekatan. Salah satunya ialah implementation problems approach yang diperkenalkan oleh Edwards III (1984:9-10). Edwards III mengajukan pendekatan masalah implementasi dengan terlebih dahulu mengemukakan dua pertanyaan pokok, yakni: (i) faktor apa yang

PENGERTIAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN

Implementasi Kebijakan adalah pengupayaan agar rumusan–rumusan kebijkan berlaku dalam praktek. Implementasi kebijakan merupakan aspek yang penting dari seluruh proses kebijakan, karena problem-problem yang dirumuskan dalam rumusan kebijakan menuntut pemecahan melalui tindakan. Pada hekekatnya Implementasi merupakan aktualitas kebijakan secara konkret di

PENGERTIAN KEBIJAKAN

Kebijakan merupakan suatu program pencapaian tujuan yang dilakukan baik oleh individu maupun oleh kelompok yang disertai penyelesaian masalah-masalah yang ada. Menurut James E. Anderson dikutip oleh Denny Hermawan (1998:23), menyatakan bahwa yang dimaksud dengan kebijakan adalah, “Serangkaian tindakan yang mempunyai

PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (PNPM) MANDIRI

Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri adalah program nasional penanggulangan kemiskinan terutama yang berbasis pemberdayaan masyarakat. Pengertian yang terkandung mengenai PNPM Mandiri adalah : PNPM Madiri adalah program nasional dalam wujud kerangka kebijakan sebagai dasar dan acuan pelaksanaan program-program penanggulangan