METODE PENELITIAN

Jasa Penyusunan Skripsi, Tesis, Disertasi, Makalah Ilmiah, Data Processing, dll. More »

JENIS-JENIS PENELITIAN

Jasa Penyusunan Skripsi, Tesis, Disertasi, Makalah Ilmiah, Data Processing, dll. More »

VALIDITAS DAN RELIABILITAS

Jasa Penyusunan Skripsi, Tesis, Disertasi, Makalah Ilmiah, Data Processing, dll. More »

JASA KONSULTASI

Jasa Penyusunan Skripsi, Tesis, Disertasi, Makalah Ilmiah, Data Processing, dll. More »

PENGANTAR PROBABILITAS

Jasa Penyusunan Skripsi, Tesis, Disertasi, Makalah Ilmiah, Data Processing, dll. More »

POPULASI DAN SAMPEL

Jasa Penyusunan Skripsi, Tesis, Disertasi, Makalah Ilmiah, Data Processing, dll. More »

 

LOYALITAS PELANGGAN

Loyalitas menurut Kertajaya dalam Wijayanti (2008) menyatakan loyalitas sebagai manifestasi dari kebutuhan fundamental manusia untuk memiliki, men-support, mendapatkan rasa aman dan membangun keterikatan serta menciptakan emotional attachment. Sedangkan loyalitas dalam the oxford English dictionary adalah : “ a strong feeling

KEPUASAN PELANGGAN

Praktisi  dan penulis dalam penerbitan  populer  menggunakan istilah “satisfaction” dan “quality” secara  bergantian,  tetapi para  peneliti telah mencoba lebih tepat tentang arti dan pengu­kuran dari dua konsep tersebut. Akhir-akhir ini perdebatan dalam perbedaan  arti, beberapa  peneliti mempertimbangkan  “customer satisfaction” sebagai

KUALITAS PELAYANAN

Pengertian kualitas/pelayanan (quality) memiliki banyak pengertian yang berbeda dan bervariasi dari yang konvensional sampai yang lebih strategik. Pengertian kualitas jasa/pelayanan menurut definisi konvensional biasanya menggambarkan karakteristik langsung dari suatu produk, misalnya: performansi (performance), keandalan (reliability), mudah dalam penggunaan (easy for

KEPEMIMPINAN

Pengertian pemimpin menurut Suradinata (1997:11) adalah orang yang memimpin kelompok dua orang atau lebih, baik organisasi maupun keluarga. Sedangkan kepemimpinan adalah kemampuan seorang pemimpin untuk mengendalikan, memimpin, mempengaruhi fikiran, perasaan atau tingkah laku orang lain untuk mencapai tujuan yang telah

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA

Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) merupakan salah satu bidang dari manajemen umum yang meliputi segi-segi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian. Proses ini terdapat dalam fungsi/bidang produksi, pemasaran, keuangan maupun kekaryawanan karena sumber daya manusia (SDM) dianggap semakin penting perannya dalam

KOMITMEN ORGANISASI

Pengertian komitmen secara umum adalah adanya suatu kesepakatan atau persetujuan antara tenaga kerja dengan perusahaan. Pengertian komitmen adalah keadaan yang melibatkan identifikasi dan loyalitas yang diwujudkan terhadap perusahaan tempat individu bekerja. Selanjutnya, dijelaskan bahwa antara penerimaan dan komitmen terhadap sasaran

HUBUNGAN BUDAYA ORGANISASI, LINGKUNGAN KERJA, DAN MOTIVASI KERJA DENGAN KOMITMEN ORGANISASI KADER PEMBERDAYAAN DAN KESEJAHTERAAN KELUARGA (PKK) KOTA BOGOR

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Hubungan budaya organisasi dengan lingkungan kerja, (2) Hubungan budaya organisasi dengan motivasi kerja, (3) Hubungan lingkungan kerja dengan motivasi kerja, (4) Hubungan lingkungan kerja dengan komitmen organisasi kader PKK, (5) Hubungan

LINGKUNGAN KERJA

Lingkungan kerja merupakan suatu lingkungan dimana para pegawai melaksanakan tugas dan kewajiban sehari-hari yang meliputi beberapa bagian, yaitu : pelayanan pegawai, kondisi tempat kerja, dan hubungan pegawai didalam perusahaan yang bersangkutan. Sementara pengertian lingkungan kerja menurut Anoraga (1998:4) bahwa lingkungan

IKLIM ORGANISASI

Iklim organisasi adalah sesuatu yang abstrak, tidak dapat dilihat maupun disentuh tetapi dapat dirasakan. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa iklim organisasi merupakan suatu konsep sistem yang dinamis, yang mencerminkan keseluruhan gaya hidup suatu organisasi. Apabila suatu sikap hidup itu

MOTIVASI KERJA

Teori dua faktor dari Frederick Herzberg, mengelompokan dua faktor motivator mencakup gaji, upah, bonus, kebijaksanaan perusahaan dan administrasi, kepastian jabatan, kondisi kerja, hubungan supervisi, hubungan dengan para rekan kerja. Faktor kedua mencakup kemajuan, pengakuan dan status, pekerjaan, prestasi, kemungkinan pertumbuhan,